Kotak Pencarian

Sambutan Kepala BKPP


Drs. H.ARTAHNAN, MM

Selamat Datang di Layanan Informasi Kepegawaian Pemerintah Kota... Selengkapnya

Web Link

Sekilas Info

Kalender

Februari 2018
MSSR KJS
    123
45678910
11121314151617
1819 2021222324
25262728   

Statistik User

Pengunjung hari ini:50
Total pengunjung:3734
Hits hari ini:4345
Total Hits:63135
Pengunjung Online:9

Poling

Bagaimana menurut anda dengan tampilan website ini?
Sangat Baik
Baik
Lumayan
Buruk

Lihat Hasil Poling
ASN Berkualitas, Aset bagi Instansi dan Ibu Pertiwi

Rabu, 07 Januari 2015 Jam 08:38:44
Kategori : Berita Kepegawaian | Dibaca : 86 Kali


Jakarta-Humas BKN, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkualitas adalah aset berharga, bukan hanya untuk instansi pemerintah namun juga bagi Ibu Pertiwi. Terkait hal ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) konsisten memberdayakan dan mengembangkan SDM pegawainya. Arahan ini disampaikan Wakil Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam Rapat Pemantapan Program dan Kegiatan BKN tahun 2015 di Aula BKN Pusat Jakarta, Senin (5/1). Kegiatan yang berlangsung Senin-Selasa (5-6/1) ini diikuti para pejabat eselon I, eselon II, Kepala Kantor Regional (Kakanreg) BKN I-XIV, dan eselon III di lingkungan BKN.

Bma Haria Wibisana lebih lanjut mengutarakan bahwa statemen pegawai merupakan aset bagi suatu organisasi hendaknya benar-benar dibuktikan secara nyata. Antara lain dengan pemberiantraining dan pendidikan lanjutan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan kompetensi pegawai. “Dengan demikian profesionalitas dan integritas pegawai terjaga, bahkan meningkat,”tuturnya.

Ditandaskan pula bahwa sistem meritokrasi perlu dipahami dan diimplementasikan dengan tepat. Hal ini agar tidak terjadi kesalahpahaman yang mengganggu penerapan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSP) Manajemen ASN secara konsekuen. Untuk itu, BKN tengah menyelesaikan kajian tentang Sistem Meritokrasi sebagai upaya mengejawantahkan UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara .

 

Lebih jauh diartikulasikan bahwa tindakan preventif merupakan upaya utama BKN dalam pengawasan dan pengendalian NSP di bidang kepegawaian. “Melalui tindakan preventif yang didukung segenap stakeholders (pemangku kepentingan) kepegawaian, kita bisa mengeliminasi berbagai kasus pelanggaran disiplin kepegawaian,”ungkapnya. (aman-kis)

Berita Sebelumnya

Isi Komentar :
Nama:
Website:
Isi Komentar: